Ketika aku berhenti bergelut dengan masa lalu, yang bisa dibilang melelahkan. .
Tiba-tiba banyak yang bermunculan dan seolah mereka sedang berlomba-lomba.
Terkesan lucu, namun aneh.
Apa aku sudah selama itu menutup diri, sampai tak sadar ada orang lain diluar sana yang menunggu?
Mulai dari anak dosen, anak pegawai TU, anggota Taruna, teman Gereja, teman lama, teman nya teman, anak temannya mama,dll.
1 per 1 mulai aku hindari untuk berhubungan lebih dari sahabat, aku hanya tidak ingin terlalu cepat mengambil suatu keputusan untuk memiliki hubungan dengan orang lain.
Mungkin karna trauma dan aku benar-benar ingin menikmati hari-hari ku dengan kesibukan kampus.
Hingga akhirnya ada 1 orang yang membuat adikku tertarik. Aku adalah seorang perempuan yg sangat cinta keluarga.
Sehingga aku juga berharap bisa mendapatkan pasangan hidup yang mau menerima keluargaku apa adanya.
Dia datang dengan sifat yang sangat kekeluargaan dan menyenangkan. Adik ku adalah orang yg sangat selektif untuk memilihkanku pasangan.
Namun entah, adikku bisa sangat setuju dan mendukung bila aku bersama orang itu sejak pertama kali bertemu.
Dan nyatanya memang dia sangat sayang keluargaku, dia sangat ramah, sangat menyenangkan, sangat royal, dan pastinya sangat cinta Tuhan!
Selalu ada saja yg jadi bahan pembicaraan kami. Jujur awalnya aku tidak begitu tertarik, mungkin karena tidak mudah bagiku melupakan masa lalu.
Namun karena dukungan besar keluarga, aku pun baru ingin tau kehidupannya lebih banyak. Tapi setelah lekat-lekat melihat matanya ..
hm, aku belum bisa merasakan apa-apa. Aku tapi tidak mau mundur begitu saja, aku belajar untuk memahami dia yg usianya terpaut 6 tahun diatasku.
Perlahan berjalan, pembicaraan kami seolah-olah mengarah ke hal yang makin serius untuk masa depan !
Beberapa teman sepelayanan juga mulai membicarakan hubungan kami. Entah apa yg akan terjadi kedepannya.
Akankah kami menjadi lebih dekat dan memiliki suatu hubungan melebihi pertemanan?
Yang pasti, untuk saat ini aku meminta Tuhan untuk terus menjaga hatiku.
Supaya aku tidak lagi salah jatuh cinta dan mengutamakan-NYA.
Saat ini kami lebih sering bersama untuk saling mengenal satu sama lain. Bahkan kami mengunjungi salah satu Wedding Showcase terbesar di Surabaya.
Semoga hubungan kami bisa menjadi lebih baik. Karna jujur saja, aku belum benar-benar mengerti bagaimana aku harus menjalani hubungan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar