Setelah hampir 7 tahun menunggu , ia akhirnya pergi. .
Ia menghilang , mencoba membantuku untuk melupakan nya.
Padahal sudah sangat jelas , bahwa aku masih ingin untuk kembali. .
Mencoba sekuat tenaga untuk tetap tegar , tetapi setetes air mata pun tetap terpecah.
Untuk apa selama ini bertahan untuk menunggu , namun orang yang ditunggu justru ingin menghilang dari pikiran kita ?
Setelah 7 tahun tanpa jawaban , apakah ini jawaban yang pantas untuk seorang remaja yang menanti cinta pertamanya ?
Mencoba memperbaiki keadaan , namun tidak berhasil.
Berharap akan datangnya keajaiban. .
Dia hanya menyelipkan kata : "tunggu sampai aku mapan".
Jawaban yang sangat absurd untuk dimengerti.
Namun setidak nya aku sudah berusaha membuat nya mengerti , bahwa selama ini aku selalu menunggunya.
Bahkan tanpa jeda sedikit pun !
Kini aku bangkit dengan semangat baru , dan terus melanjutkan penantianku yang tidak berujung.
Setidaknya, ia telah memberiku secerca harapan untuk lebih bersabar lagi , untuk tetap menunggunya.
Tidak ada batasan waktu yang diberikan , sama seperti rasa ini yang tidak pernah terbatasi juga.
Selamanya aku disini , selamanya dengan rasa ini , selamanya menunggu , menanti kembalinya cinta pertama. .
- K -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar